Kawuk adalah sebutan untuk makhluk misterius di Nusakambangan yang memiliki bentuk seperti perpaduan antara biawak dan komodo.
Bedanya, tubuhnya lebih besar dari kedua hewan itu dan dapat berdiri dengan dua kaki seperti manusia.
Konon, Kawuk senang memakan mayat manusia dan bahkan dia pun tidak ragu untuk menyerang manusia yang masih hidup jika terpaksa.
Tidak hanya di Nusakambangan saja, kisah tentang Kawuk pun beredar di kawasan Pangandaran, Jawa Barat.
Warga Desa Solok Timur, Pangandaran, memiliki pantangan untuk menyimpan mayat di rumah meskipun mayat itu mengembuskan nafas terakhirnya pada malam hari.
Mereka lebih memilih untuk menyegerakan proses pemakaman agar rumah mereka tidak didatangi oleh Kawuk.
Menurut mitos, Kawuk dulunya adalah manusia yang menimba ilmu hitam, dan saat dia tewas, dia pun menjelma menjadi Kawuk.
Bedanya, tubuhnya lebih besar dari kedua hewan itu dan dapat berdiri dengan dua kaki seperti manusia.
Konon, Kawuk senang memakan mayat manusia dan bahkan dia pun tidak ragu untuk menyerang manusia yang masih hidup jika terpaksa.
Tidak hanya di Nusakambangan saja, kisah tentang Kawuk pun beredar di kawasan Pangandaran, Jawa Barat.
Warga Desa Solok Timur, Pangandaran, memiliki pantangan untuk menyimpan mayat di rumah meskipun mayat itu mengembuskan nafas terakhirnya pada malam hari.
Mereka lebih memilih untuk menyegerakan proses pemakaman agar rumah mereka tidak didatangi oleh Kawuk.
Menurut mitos, Kawuk dulunya adalah manusia yang menimba ilmu hitam, dan saat dia tewas, dia pun menjelma menjadi Kawuk.
